Ratu Saba’ menerima surat Nabi Sulaiman as – An Namlu: 29-35

سُوۡرَةُ النَّمل

قَالَتۡ يَـٰٓأَيُّہَا ٱلۡمَلَؤُاْ إِنِّىٓ أُلۡقِىَ إِلَىَّ كِتَـٰبٌ۬ كَرِيمٌ

An Namlu:29

(Setelah membaca surat itu), berkatalah raja perempuan negeri Saba`: Wahai ketua-ketua kaum! Sesungguhnya telah disampaikan kepadaku sepucuk surat yang mulia.
She said: “O chiefs! Verily! Here is delivered to me a noble letter,


إِنَّهُ ۥ مِن سُلَيۡمَـٰنَ وَإِنَّهُ ۥ بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

An Namlu:30

Sesungguhnya surat itu dari Nabi Sulaiman dan kandungannya (seperti berikut): Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani,
“Verily, It is from Sulaimân (Solomon), and verily, It (reads): In the Name of Allâh, the Most Gracious, the Most Merciful;


أَلَّا تَعۡلُواْ عَلَىَّ وَأۡتُونِى مُسۡلِمِينَ

An Namlu:31

Bahawa janganlah kamu meninggi diri terhadapku dan datanglah kamu kepadaku dengan menyerah diri (beriman dan mematuhi ajaran agama Allah).
“Be you not exalted against me, but come to me as Muslims (true believers who submit to Allâh with full submission) ”


قَالَتۡ يَـٰٓأَيُّہَا ٱلۡمَلَؤُاْ أَفۡتُونِى فِىٓ أَمۡرِى مَا ڪُنتُ قَاطِعَةً أَمۡرًا حَتَّىٰ تَشۡہَدُونِ

An Namlu:32

Raja perempuan itu berkata lagi: Wahai ketua-ketua kaum, berilah penjelasan kepadaku mengenai perkara yang aku hadapi ini; aku tidak pernah memutuskan sesuatu perkara sebelum kamu hadir memberi pendapat dan mempersetujuinya.
She said: “O chiefs! Advise me in (this) case of mine. I decide no case till you are present with me (and give me your opinions).”


قَالُواْ نَحۡنُ أُوْلُواْ قُوَّةٍ۬ وَأُوْلُواْ بَأۡسٍ۬ شَدِيدٍ۬ وَٱلۡأَمۡرُ إِلَيۡكِ فَٱنظُرِى مَاذَا تَأۡمُرِينَ

An Namlu:33

Mereka menjawab: Kita adalah orang-orang yang kuat gagah dan amat berani merempuh peperangan dan perkara itu (walau bagaimanapun) terserahlah kepadamu; oleh itu fikirkanlah apa yang engkau hendak perintahkan.
They said: “We have great strength, and great ability for war, but it is for you to command; so think over what you will command.”


قَالَتۡ إِنَّ ٱلۡمُلُوكَ إِذَا دَخَلُواْ قَرۡيَةً أَفۡسَدُوهَا وَجَعَلُوٓاْ أَعِزَّةَ أَهۡلِهَآ أَذِلَّةً۬‌ۖ وَكَذَٲلِكَ يَفۡعَلُونَ

An Namlu:34

Raja perempuan itu berkata: Sesungguhnya raja-raja, apabila masuk ke sebuah negeri, mereka merosakkannya dan mereka menjadikan penduduknya yang mulia hina-dina; dan sedemikian itulah mereka akan lakukan.
She said: “Verily! Kings, when they enter a town (country), they despoil it, and make the most honourable amongst its people the lowest. And thus they do.


وَإِنِّى مُرۡسِلَةٌ إِلَيۡہِم بِهَدِيَّةٍ۬ فَنَاظِرَةُۢ بِمَ يَرۡجِعُ ٱلۡمُرۡسَلُونَ

An Namlu:35

quot;Dan bahawa aku hendak menghantarkan hadiah kepada mereka, kemudian aku akan menunggu, apakah balasan yang akan dibawa balik oleh utusan-utusan kita.
“But verily! I am going to send him a present, and see with what (answer) the messengers return.”


Teks dan terjemahan dari Quran Explorer.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s