Kisah Nabi Soleh as – An Namlu: ayat 45-53

سُوۡرَةُ النَّمل

وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمۡ صَـٰلِحًا أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ فَإِذَا هُمۡ فَرِيقَانِ يَخۡتَصِمُونَ

An Namlu:45

Dan demi sesungguhnya, Kami telah mengutus kepada kaum Thamud, saudara mereka Nabi Soleh (menyeru mereka dengan berkata): Sembahlah kamu akan Allah! Maka tiba-tiba mereka menjadi dua puak (mukmin dan kafir) yang berbalah.
And indeed We sent to Thamûd their brother Sâlih, saying: “Worship Allâh (Alone and none else). Then look! They became two parties (believers and disbelievers) quarreling with each other.”


قَالَ يَـٰقَوۡمِ لِمَ تَسۡتَعۡجِلُونَ بِٱلسَّيِّئَةِ قَبۡلَ ٱلۡحَسَنَةِ‌ۖ لَوۡلَا تَسۡتَغۡفِرُونَ ٱللَّهَ لَعَلَّڪُمۡ تُرۡحَمُونَ

An Namlu:46

Nabi Soleh berkata (kepada puak kafir): Wahai kaumku, mengapa kamu segerakan kufur ingkar yang mendatangkan keburukan kepada kamu, (tidak) mendahulukan iman yang mendatangkan kebaikan kepada kamu? Alangkah baiknya kalau kamu memohon ampun kepada Allah supaya kamu diberi rahmat.
He said: “O my people! Why do you seek to hasten the evil (torment) before the good (Allâh’s Mercy)? Why seek you not the Forgiveness of Allâh, that you may receive mercy?”


قَالُواْ ٱطَّيَّرۡنَا بِكَ وَبِمَن مَّعَكَ‌ۚ قَالَ طَـٰٓٮِٕرُكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ‌ۖ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٌ۬ تُفۡتَنُونَ

An Namlu:47

Mereka menjawab: Kami merasa nahas dan malang dengan sebabmu dan juga dengan sebab pengikut-pengikutmu! Nabi Soleh berkata: Perkara yang menyebabkan baik dan malang kamu adalah di sisi Allah (dan Dialah yang menentukannya, bukannya aku), sebenarnya kamu adalah kaum yang disesatkan (oleh hawa nafsu).
They said: “We augur ill omen from you and those with you.” He said: “Your ill omen is with Allâh; nay, but you are a people that are being tested.”


وَكَانَ فِى ٱلۡمَدِينَةِ تِسۡعَةُ رَهۡطٍ۬ يُفۡسِدُونَ فِى ٱلۡأَرۡضِ وَلَا يُصۡلِحُونَ

An Namlu:48

Dan di bandar (tempat tinggal kaum Thamud) itu, ada sembilan orang yang semata-mata melakukan kerosakan di bumi (dengan berbagai-bagai maksiat) dan tidak melakukan kebaikan sedikitpun.
And there were in the city nine men (from the sons of their chiefs), who made mischief in the land, and would not reform.


قَالُواْ تَقَاسَمُواْ بِٱللَّهِ لَنُبَيِّتَنَّهُ ۥ وَأَهۡلَهُ ۥ ثُمَّ لَنَقُولَنَّ لِوَلِيِّهِۦ مَا شَہِدۡنَا مَهۡلِكَ أَهۡلِهِۦ وَإِنَّا لَصَـٰدِقُونَ

An Namlu:49

Mereka berkata (sesama sendiri): Hendaklah kamu masing-masing bersumpah dengan nama Allah, bahawa sesungguhnya kita akan membunuh Soleh dan pengikut-pengikutnya secara mengejut pada waktu malam, kemudian kita akan berkata kepada warisnya: Kami tidak hadir (di tempat) pembunuhan (Soleh apalagi membunuhnya atau membunuh) pengikut-pengikutnya dan sesungguhnya kami adalah berkata benar.
They said: “Swear one to another by Allâh that we shall make a secret night attack on him and his household, and thereafter we will surely say to his near relatives: ‘We witnessed not the destruction of his household, and verily, we are telling the truth.'”


وَمَكَرُواْ مَڪۡرً۬ا وَمَكَرۡنَا مَڪۡرً۬ا وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ

An Namlu:50

Dan (dengan demikian) mereka telah merancangkan rancangan jahat dan Kami pula rancangkan balasannya dengan seburuk-buruk balasan, sedang mereka tidak menyedarinya.
So they plotted a plot, and We plotted a plot, while they perceived not.


فَٱنظُرۡ كَيۡفَ ڪَانَ عَـٰقِبَةُ مَكۡرِهِمۡ أَنَّا دَمَّرۡنَـٰهُمۡ وَقَوۡمَهُمۡ أَجۡمَعِينَ

An Namlu:51

Maka lihatlah bagaimana akibat rancangan jahat mereka, iaitu Kami telah hancurkan mereka dan kaum mereka semuanya.
Then see how was the end of their plot! Verily! We destroyed them and their nation, all together.


فَتِلۡكَ بُيُوتُهُمۡ خَاوِيَةَۢ بِمَا ظَلَمُوٓاْ‌ۗ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً۬ لِّقَوۡمٍ۬ يَعۡلَمُونَ

An Namlu:52

Kesudahannya rumah-rumah mereka itu telah runtuh ranap, dengan sebab mereka berlaku zalim; sesungguhnya kejadian yang demikian mengandungi pelajaran yang mendatangkan iktibar bagi orang-orang yang mahu mengetahui (akan sebab dan musababnya).
These are their houses in utter ruin, for they did wrong. Verily, in this is indeed an Ayâh (a lesson or a sign) for people who know.


وَأَنجَيۡنَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَڪَانُواْ يَتَّقُونَ

An Namlu:53

Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman, serta yang selalu bertakwa.
And We saved those who believed, and used to fear Allâh, and keep their duty to Him.




Teks dan terjemahan dari Quran Explorer.com

One response to “Kisah Nabi Soleh as – An Namlu: ayat 45-53

  1. Pingback: Mereka membuat tipudaya dan Kamipun menyusun tipudaya… An Namlu: 50 | Doa Ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s