Musa as di Madyan – Al Qasas: 22-28

سُوۡرَةُ القَصَص

وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلۡقَآءَ مَدۡيَنَ قَالَ عَسَىٰ رَبِّىٓ أَن يَهۡدِيَنِى سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ

Al Qasas: 22

Dan setelah dia (meninggalkan Mesir dalam perjalanan) menuju ke negeri Madyan, berdoalah dia dengan berkata: Mudah-mudahan Tuhanku menunjukkan jalan yang benar kepadaku,.
And when he went towards (the land of) Madyan (Midian) he said: “It may be that my Lord guides me to the Right Way.”


وَلَمَّا وَرَدَ مَآءَ مَدۡيَنَ وَجَدَ عَلَيۡهِ أُمَّةً۬ مِّنَ ٱلنَّاسِ يَسۡقُونَ وَوَجَدَ مِن دُونِهِمُ ٱمۡرَأَتَيۡنِ تَذُودَانِ‌ۖ قَالَ مَا خَطۡبُكُمَا‌ۖ قَالَتَا لَا نَسۡقِى حَتَّىٰ يُصۡدِرَ ٱلرِّعَآءُ‌ۖ وَأَبُونَا شَيۡخٌ۬ ڪَبِيرٌ۬

Al Qasas: 23

Dan ketika dia sampai di telaga air negeri Madyan, dia dapati di situ sekumpulan orang-orang lelaki sedang memberi minum (binatang ternak masing-masing) dan dia juga dapati di sebelah mereka dua perempuan yang sedang menahan kambing-kambingnya. dia bertanya: Apa hal kamu berdua? Mereka menjawab: Kami tidak memberi minum (kambing-kambing kami) sehingga penggembala-penggembala itu membawa balik binatang ternak masing-masing dan bapa kami seorang yang terlalu tua umurnya.
And when he arrived at the water of Madyan (Midian) he found there a group of men watering (their flocks), and besides them he found two women who were keeping back (their flocks). He said: “What is the matter with you?” They said: “We cannot water (our flocks) until the shepherds take (their flocks). And our father is a very old man.”


فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰٓ إِلَى ٱلظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلۡتَ إِلَىَّ مِنۡ خَيۡرٍ۬ فَقِيرٌ۬

Al Qasas: 24

Maka Musa pun memberi minum kepada binatang-binatang ternak mereka, kemudian dia pergi ke tempat teduh lalu berdoa dengan berkata: Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku sangat berhajat kepada sebarang rezeki pemberian yang Engkau berikan.
So he watered (their flocks) for them, then he turned back to shade, and said: “My Lord! truly, I am in need of whatever good that You bestow on me!”


فَجَآءَتۡهُ إِحۡدَٮٰهُمَا تَمۡشِى عَلَى ٱسۡتِحۡيَآءٍ۬ قَالَتۡ إِنَّ أَبِى يَدۡعُوكَ لِيَجۡزِيَكَ أَجۡرَ مَا سَقَيۡتَ لَنَا‌ۚ فَلَمَّا جَآءَهُ ۥ وَقَصَّ عَلَيۡهِ ٱلۡقَصَصَ قَالَ لَا تَخَفۡ‌ۖ نَجَوۡتَ مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Al Qasas: 25

Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya bapaku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami. Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.
Then there came to him one of the two women, walking shyly. She said: “Verily, my father calls you that he may reward you for having watered (our flocks) for us.” So when he came to him and narrated the story, he said: “Fear you not. You have escaped from the people who are Zâlimûn (polytheists, disbelievers, and wrong-doers).”


قَالَتۡ إِحۡدَٮٰهُمَا يَـٰٓأَبَتِ ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُ‌ۖ إِنَّ خَيۡرَ مَنِ ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ ٱلۡقَوِىُّ ٱلۡأَمِينُ

Al Qasas: 26

Salah seorang di antara perempuan yang berdua itu berkata: Wahai ayah, ambillah dia menjadi orang upahan (menggembala kambing kita), sesungguhnya sebaik-baik orang yang ayah ambil bekerja ialah orang yang kuat, lagi amanah.
And said one of them (the two women): “O my father! Hire him! Verily, the best of men for you to hire is the strong, the trustworthy.”


قَالَ إِنِّىٓ أُرِيدُ أَنۡ أُنكِحَكَ إِحۡدَى ٱبۡنَتَىَّ هَـٰتَيۡنِ عَلَىٰٓ أَن تَأۡجُرَنِى ثَمَـٰنِىَ حِجَجٍ۬‌ۖ فَإِنۡ أَتۡمَمۡتَ عَشۡرً۬ا فَمِنۡ عِندِكَ‌ۖ وَمَآ أُرِيدُ أَنۡ أَشُقَّ عَلَيۡكَ‌ۚ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Al Qasas: 27

Bapa perempuan itu berkata (kepada Musa): Aku hendak mengahwinkanmu dengan salah seorang dari dua anak perempuanku ini, dengan syarat bahawa engkau bekerja denganku selama lapan tahun; dalam pada itu, jika engkau genapkan menjadi sepuluh tahun, maka yang demikian itu adalah dari kerelaanmu sendiri dan (ingatlah) aku tidak bertujuan hendak menyusahkanmu; engkau akan dapati aku Insya Allah, dari orang-orang yang baik layanannya.
He said: “I intend to wed one of these two daughters of mine to you, on condition that you serve me for eight years, but if you complete ten years, it will be (a favour) from you. But I intend not to place you under a difficulty. If Allâh wills, you will find me one of the righteous.”


قَالَ ذَٲلِكَ بَيۡنِى وَبَيۡنَكَ‌ۖ أَيَّمَا ٱلۡأَجَلَيۡنِ قَضَيۡتُ فَلَا عُدۡوَٲنَ عَلَىَّ‌ۖ وَٱللَّهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَڪِيلٌ۬

Al Qasas: 28

Musa menjawab: Perjanjian itu adalah antaraku denganmu (tetap dihormati bersama); yang mana sahaja dari dua tempoh itu yang aku tunaikan, maka janganlah hendaknya aku disalahkan dan Allah jualah menjadi Pengawas terhadap apa yang kita katakan itu.
He [Mûsa (Moses)] said: “That (is settled) between me and you whichever of the two terms I fulfill, there will be no injustice to me, and Allâh is Surety over what we say.”




Teks dan terjemahan dari Quran Explorer.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s