Kisah seorang beriman dari keluarga Fir’aun – Ghafir: 28-46

سُوۡرَةُ المؤمن / غَافر

وَقَالَ رَجُلٌ۬ مُّؤۡمِنٌ۬ مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ يَكۡتُمُ إِيمَـٰنَهُ ۥۤ أَتَقۡتُلُونَ رَجُلاً أَن يَقُولَ رَبِّىَ ٱللَّهُ وَقَدۡ جَآءَكُم بِٱلۡبَيِّنَـٰتِ مِن رَّبِّكُمۡۖ وَإِن يَكُ ڪَـٰذِبً۬ا فَعَلَيۡهِ كَذِبُهُ ۥۖ وَإِن يَكُ صَادِقً۬ا يُصِبۡكُم بَعۡضُ ٱلَّذِى يَعِدُكُمۡۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَہۡدِى مَنۡ هُوَ مُسۡرِفٌ۬ كَذَّابٌ۬

Ghafir: 28

Dan (pada saat itu) berkatalah pula seorang lelaki yang beriman dari orang-orang Firaun yang menyembunyikan imannya: Patutkah kamu membunuh seorang lelaki kerana dia menegaskan: Tuhanku ialah Allah? Sedang dia telah datang kepada kamu membawa keterangan-keterangan dari Tuhan kamu? Kalau dia seorang yang berdusta maka dialah yang akan menanggung dosa dustanya itu dan kalau dia seorang yang benar nescaya kamu akan ditimpa oleh sebahagian dari (azab) yang dijanjikannya kepada kamu. Sesungguhnya Allah tidak memberi hidayat petunjuk kepada orang yang melampaui batas, lagi pendusta.
And a believing man of Fir’aun’s (Pharaoh) family, who hid his faith said: “Would you kill a man because he says: My Lord is Allâh, and he has come to you with clear signs (proofs) from your Lord? And if he is a liar, upon him will be (the sin of) his lie; but if he is telling the truth, then some of that (calamity) wherewith he threatens you will befall on you.” Verily, Allâh guides not one who is a Musrif (a polytheist, or a murderer who shed blood without a right, or those who commit great sins, oppressor, transgressor), a liar!


يَـٰقَوۡمِ لَكُمُ ٱلۡمُلۡكُ ٱلۡيَوۡمَ ظَـٰهِرِينَ فِى ٱلۡأَرۡضِ فَمَن يَنصُرُنَا مِنۢ بَأۡسِ ٱللَّهِ إِن جَآءَنَاۚ قَالَ فِرۡعَوۡنُ مَآ أُرِيكُمۡ إِلَّا مَآ أَرَىٰ وَمَآ أَهۡدِيكُمۡ إِلَّا سَبِيلَ ٱلرَّشَادِ

Ghafir: 29

Wahai kaumku! Pada hari ini kepunyaan kamulah kuasa memerintah dengan bermaharajalela di muka bumi (Mesir dan sekitarnya; tetapi kiranya keadaan bertukar) maka siapakah yang akan membela kita dari azab Allah kalau azab itu datang menimpa kita? Firaun berkata: Aku tidak mengesyorkan kepada kamu melainkan dengan apa yang aku pandang (elok dijalankan) dan aku tidak menunjukkan kepada kamu melainkan jalan yang benar.
“O my people! Yours is the kingdom today, you being dominant in the land. But who will save us from the Torment of Allâh, should it befall us?” Fir’aun (Pharaoh) said: “I show you only that which I see (correct), and I guide you only to the path of right policy!”


وَقَالَ ٱلَّذِىٓ ءَامَنَ يَـٰقَوۡمِ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيۡكُم مِّثۡلَ يَوۡمِ ٱلۡأَحۡزَابِ

Ghafir: 30

Dan berkatalah pula orang yang beriman itu: Wahai kaumku! Sesungguhnya aku bimbang kamu akan ditimpa (kebinasaan) sebagaimana yang telah menimpa kaum-kaum yang bergabung (menentang Rasul-rasulnya)!
And he who believed said: “O my people! Verily, I fear for you a fate like that day (of disaster) of the Confederates (of old)!


مِثۡلَ دَأۡبِ قَوۡمِ نُوحٍ۬ وَعَادٍ۬ وَثَمُودَ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡۚ وَمَا ٱللَّهُ يُرِيدُ ظُلۡمً۬ا لِّلۡعِبَادِ

Ghafir: 31

(Iaitu) seperti keadaan kaum Nabi Nuh dan Aad (kaum Nabi Hud) dan Thamud (kaum Nabi Soleh), serta orang-orang yang datang kemudian daripada mereka (seperti kaum Nabi Lut) dan (ingatlah) Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman kepada hamba-hambaNya.
“Like the fate of the people of Nûh (Noah), and ‘Ad, and Thamûd and those who came after them. And Allâh wills no injustice for (His) slaves.


وَيَـٰقَوۡمِ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ يَوۡمَ ٱلتَّنَادِ

Ghafir: 32

Dan wahai kaumku! Sesungguhnya aku bimbang kamu akan ditimpa azab seksa hari (kiamat) yang padanya masing-masing menjerit-jerit memanggil (memohon pertolongan),
“And, O my people! Verily! I fear for you the Day when there will be mutual calling (between the people of Hell and of Paradise).”


يَوۡمَ تُوَلُّونَ مُدۡبِرِينَ مَا لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِنۡ عَاصِمٍ۬ۗ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُ ۥ مِنۡ هَادٍ۬

Ghafir: 33

(Iaitu) hari kamu berpaling undur melarikan diri; padahal semasa itu tidak ada sesiapapun yang dapat menyelamatkan kamu dari azab Allah dan (ingatlah) sesiapa yang disesatkan Allah (disebabkan pilihannya yang salah), maka tiada sesiapapun yang dapat memberi hidayat petunjuk kepadanya.
A Day when you will turn your backs and flee having no protector from Allâh, And whomsoever Allâh sends astray, for him there is no guide.


وَلَقَدۡ جَآءَڪُمۡ يُوسُفُ مِن قَبۡلُ بِٱلۡبَيِّنَـٰتِ فَمَا زِلۡتُمۡ فِى شَكٍّ۬ مِّمَّا جَآءَڪُم بِهِۦۖ حَتَّىٰٓ إِذَا هَلَكَ قُلۡتُمۡ لَن يَبۡعَثَ ٱللَّهُ مِنۢ بَعۡدِهِۦ رَسُوۚلاً۬ ڪَذَٲلِكَ يُضِلُّ ٱللَّهُ مَنۡ هُوَ مُسۡرِفٌ۬ مُّرۡتَابٌ

Ghafir: 34

Dan demi sesungguhnya! Nabi Yusuf telah datang kepada kamu dahulu dengan membawa keterangan-keterangan (yang membuktikan kerasulannya), maka kamu tetap juga dalam keraguan mengenai apa yang disampaikannya kepada kamu sehingga apabila dia mati, kamu berkata: Allah tidak akan mengutuskan lagi Rasul sesudahnya; demikianlah Allah menyesatkan sesiapa yang melampau kederhakaannya, lagi yang ragu-ragu kepercayaannya (terhadap balasan Tuhannya);
And indeed Yûsuf (Joseph) did come to you, in times gone by, with clear signs, but you ceased not to doubt in that which he did bring to you, till when he died you said: “No Messenger will Allâh send after him.” Thus Allâh leaves astray him who is a Musrif (a polytheist, an oppressor, a criminal, sinner who commit great sins) and a Murtâb (one who doubts Allâh’s Warning and His Oneness).


ٱلَّذِينَ يُجَـٰدِلُونَ فِىٓ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ بِغَيۡرِ سُلۡطَـٰنٍ أَتَٮٰهُمۡۖ ڪَبُرَ مَقۡتًا عِندَ ٱللَّهِ وَعِندَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْۚ كَذَٲلِكَ يَطۡبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ ڪُلِّ قَلۡبِ مُتَكَبِّرٍ۬ جَبَّارٍ۬

Ghafir: 35

(Iaitu) orang-orang yang membantah mengenai maksud ayat-ayat Allah dengan tidak ada sebarang bukti yang sampai kepada mereka (dari pihak yang diakui benarnya). (Bantahan yang demikian) besar kebenciannya dan kemurkaannya di sisi hukum Allah dan di sisi bawaan orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah meteraikan atas hati tiap-tiap orang yang sombong takbur, lagi bermaharajalela pencerobohannya!
Those who dispute about the Ayât (proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, etc.) of Allâh, without any authority that has come to them, it is greatly hateful and disgusting to Allâh and to those who believe. Thus does Allâh seal up the heart of every arrogant, tyrant. (So they cannot guide themselves to the Right Path).


وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ يَـٰهَـٰمَـٰنُ ٱبۡنِ لِى صَرۡحً۬ا لَّعَلِّىٓ أَبۡلُغُ ٱلۡأَسۡبَـٰبَ

Ghafir: 36

Dan Firaun pula berkata: Hai Haman! Binalah untukku sebuah bangunan yang tinggi, semoga aku sampai ke jalan-jalan (yang aku hendak menujunya).
And Fir’aun (Pharaoh) said: “O Hâmân! Build me a tower that I may arrive at the ways.


أَسۡبَـٰبَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰٓ إِلَـٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّى لَأَظُنُّهُ ۥ ڪَـٰذِبً۬اۚ وَڪَذَٲلِكَ زُيِّنَ لِفِرۡعَوۡنَ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَصُدَّ عَنِ ٱلسَّبِيلِۚ وَمَا ڪَيۡدُ فِرۡعَوۡنَ إِلَّا فِى تَبَابٍ۬

Ghafir: 37

(Iaitu) ke pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan sesungguhnya aku percaya Musa itu seorang pendusta! Demikianlah diperhiaskan (oleh Syaitan) kepada Firaun akan perbuatannya yang buruk itu untuk dipandang baik, serta dia dihalangi dari jalan yang benar dan tipu daya Firaun itu tidak membawanya melainkan ke dalam kerugian dan kebinasaan.
“The ways of the heavens, and I may look upon the Ilâh (God) of Mûsa (Moses) But verily, I think him to be a liar.” Thus it was made fair-seeming, in Fir’aun’s (Pharaoh) eyes, the evil of his deeds, and he was hindered from the (Right) Path, and the plot of Fir’aun (Pharaoh) led to nothing but loss and destruction (for him).


وَقَالَ ٱلَّذِىٓ ءَامَنَ يَـٰقَوۡمِ ٱتَّبِعُونِ أَهۡدِڪُمۡ سَبِيلَ ٱلرَّشَادِ

Ghafir: 38

Dan berkatalah pula orang beriman itu: Wahai kaumku! Turutlah (nasihatku), aku akan menunjukkan kepada kamu jalan yang benar.
And the man who believed said: “O my people! Follow me, I will guide you to the way of right conduct [i.e. guide you to Allâh’s religion of Islâmic Monotheism with which Mûsa (Moses) has been sent.


يَـٰقَوۡمِ إِنَّمَا هَـٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا مَتَـٰعٌ۬ وَإِنَّ ٱلۡأَخِرَةَ هِىَ دَارُ ٱلۡقَرَارِ

Ghafir: 39

Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (untuk sementara waktu sahaja) dan sesungguhnya hari akhirat itulah sahaja negeri yang kekal.
“O my people! Truly, this life of the world is nothing but a (quick passing) enjoyment, and verily, the Hereafter that is the home that will remain forever.”


مَنۡ عَمِلَ سَيِّئَةً۬ فَلَا يُجۡزَىٰٓ إِلَّا مِثۡلَهَاۖ وَمَنۡ عَمِلَ صَـٰلِحً۬ا مِّن ذَڪَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٌ۬ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ يُرۡزَقُونَ فِيہَا بِغَيۡرِ حِسَابٍ۬

Ghafir: 40

Sesiapa yang mengerjakan sesuatu perbuatan jahat maka dia tidak dibalas melainkan dengan kejahatan yang sebanding dengannya dan sesiapa yang mengerjakan amal soleh dari lelaki atau perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk Syurga; mereka beroleh rezeki di dalam Syurga itu dengan tidak dihitung.
“Whosoever does an evil deed, will not be requited except the like thereof, and whosoever does a righteous deed, whether male or female and is a true believer (in the Oneness of Allâh), such will enter Paradise, where they will be provided therein (with all things in abundance) without limit.


وَيَـٰقَوۡمِ مَا لِىٓ أَدۡعُوڪُمۡ إِلَى ٱلنَّجَوٰةِ وَتَدۡعُونَنِىٓ إِلَى ٱلنَّارِ

Ghafir: 41

Dan wahai kaumku! Apa halnya aku dengan kamu? Aku mengajak kamu kepada keselamatan dan kamu pula mengajakku ke Neraka?
“And O my people! How is it that I call you to salvation while you call me to the Fire!


تَدۡعُونَنِى لِأَڪۡفُرَ بِٱللَّهِ وَأُشۡرِكَ بِهِۦ مَا لَيۡسَ لِى بِهِۦ عِلۡمٌ۬ وَأَنَا۟ أَدۡعُوڪُمۡ إِلَى ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡغَفَّـٰرِ

Ghafir: 42

Kamu mengajakku supaya aku kufur (tidak percayakan keesaan) Allah dan mempersekutukanNya dengan apa yang aku tidak mempunyai pengetahuan mengenainya, padahal aku mengajak kamu beriman kepada Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Pengampun?
“You invite me to disbelieve in Allâh (and in His Oneness), and to join partners in worship with Him of which I have no knowledge, and I invite you to the All-Mighty, the Oft-Forgiving!


لَا جَرَمَ أَنَّمَا تَدۡعُونَنِىٓ إِلَيۡهِ لَيۡسَ لَهُ ۥ دَعۡوَةٌ۬ فِى ٱلدُّنۡيَا وَلَا فِى ٱلۡأَخِرَةِ وَأَنَّ مَرَدَّنَآ إِلَى ٱللَّهِ وَأَنَّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ هُمۡ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِ

Ghafir: 43

Tidak syak lagi, bahawa makhluk-makhluk yang kamu ajak aku menyembahnya itu tidak dapat menyahut sebarang seruan (atau memberikan sebarang pertolongan) samada di dunia atau di akhirat dan sesungguhnya tempat kembali kita semua ialah kepada Allah dan sebenarnya orang-orang yang melampau kejahatannya itu, merekalah ahli Neraka.
“No doubt you call me to (worship) one who cannot grant (me) my request (or respond to my invocation) in this world or in the Hereafter. And our return will be to Allâh, and Al-Musrifûn (i.e. polytheists and arrogants, those who commit great sins, the transgressors of Allâh’s set limits)! they shall be the dwellers of the Fire!


فَسَتَذۡكُرُونَ مَآ أَقُولُ لَڪُمۡۚ وَأُفَوِّضُ أَمۡرِىٓ إِلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ

Ghafir: 44

(Kiranya kamu tetap berdegil sekarang) maka kamu sudah tentu akan mengetahui kebenaran apa yang aku katakan kepada kamu dan aku sentiasa menyerahkan urusanku bulat-bulat kepada Allah (untuk memeliharaku); sesungguhnya Allah Maha Melihat akan keadaan hamba-hambaNya.
“And you will remember what I am telling you, and my affair I leave it to Allâh. Verily, Allâh is the All-Seer of (His) slaves.”


فَوَقَٮٰهُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِ مَا مَڪَرُواْۖ وَحَاقَ بِـَٔالِ فِرۡعَوۡنَ سُوٓءُ ٱلۡعَذَابِ

Ghafir: 45

(Dengan keikhlasannya dan penyerahan dirinya kepada Allah) maka dia diselamatkan oleh Allah dari angkara tipu daya mereka dan Firaun bersama-sama kaumnya ditimpa azab seksa yang seburuk-buruknya,
So Allâh saved him from the evils that they plotted (against him), while an evil torment encompassed Fir’aun’s (Pharaoh) people.


ٱلنَّارُ يُعۡرَضُونَ عَلَيۡہَا غُدُوًّ۬ا وَعَشِيًّ۬اۖ وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدۡخِلُوٓاْ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ أَشَدَّ ٱلۡعَذَابِ

Ghafir: 46

Mereka didedahkan kepada bahang api Neraka pada waktu pagi dan petang (semasa mereka berada dalam alam Barzakh) dan pada hari berlakunya kiamat (diperintahkan kepada malaikat): Masukkanlah Firaun dan pengikut-pengikutnya ke dalam azab seksa api Neraka yang seberat-beratnya!
The Fire; they are exposed to it, morning and afternoon, and on the Day when the Hour will be established (it will be said to the angels): “Cause Fir’aun’s (Pharaoh) people to enter the severest torment!”



Teks dan terjemahan dari Quran Explorer.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s