Kisah patung anak lembu – Al A’raaf: 148-153

سُوۡرَةُ الاٴعرَاف

وَٱتَّخَذَ قَوۡمُ مُوسَىٰ مِنۢ بَعۡدِهِۦ مِنۡ حُلِيِّهِمۡ عِجۡلاً۬ جَسَدً۬ا لَّهُ ۥ خُوَارٌ‌ۚ أَلَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّهُ ۥ لَا يُكَلِّمُهُمۡ وَلَا يَہۡدِيہِمۡ سَبِيلاً‌ۘ ٱتَّخَذُوهُ وَڪَانُواْ ظَـٰلِمِينَ

Al A’raaf:148

Dan kaum Nabi Musa, sesudah dia (pergi ke Gunung Tursina), mereka membuat dari barang-barang emas perhiasan mereka, (patung) anak lembu yang bertubuh dan bersuara (Allah berfirman): Tidakkah mereka memikirkan bahawa patung itu tidak dapat berkata-kata dengan mereka dan tidak dapat juga menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (berhala yang disembah) dan sememangnya mereka adalah orang-orang yang melakukan kezaliman.

And the people of Mûsa (Moses) made in his absence, out of their ornaments, the image of a calf (for worship). It had a sound (as if it was mooing). Did they not see that it could neither speak to them nor guide them to the way? They took it (for worship) and they were Zâlimûn (wrong-doers).


وَلَمَّا سُقِطَ فِىٓ أَيۡدِيهِمۡ وَرَأَوۡاْ أَنَّهُمۡ قَدۡ ضَلُّواْ قَالُواْ لَٮِٕن لَّمۡ يَرۡحَمۡنَا رَبُّنَا وَيَغۡفِرۡ لَنَا لَنَڪُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ

Al A’raaf:149

Dan setelah mereka menyesal (akan apa yang mereka lakukan) dan mengetahui bahawa mereka telah sesat, berkatalah mereka: Sesungguhnya jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan mengampunkan kami, nescaya menjadilah kami dari orang-orang yang rugi.
And when they regretted and saw that they had gone astray, they (repented and) said: “If our Lord have not mercy upon us and forgive us, we shall certainly be of the losers.


وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ غَضۡبَـٰنَ أَسِفً۬ا قَالَ بِئۡسَمَا خَلَفۡتُمُونِى مِنۢ بَعۡدِىٓ‌ۖ أَعَجِلۡتُمۡ أَمۡرَ رَبِّكُمۡ‌ۖ وَأَلۡقَى ٱلۡأَلۡوَاحَ وَأَخَذَ بِرَأۡسِ أَخِيهِ يَجُرُّهُ ۥۤ إِلَيۡهِ‌ۚ قَالَ ٱبۡنَ أُمَّ إِنَّ ٱلۡقَوۡمَ ٱسۡتَضۡعَفُونِى وَكَادُواْ يَقۡتُلُونَنِى فَلَا تُشۡمِتۡ بِىَ ٱلۡأَعۡدَآءَ وَلَا تَجۡعَلۡنِى مَعَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Al A’raaf:150

Dan apabila Nabi Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan dukacita, berkatalah dia: Amatlah buruknya apa yang telah kamu lakukan sepeninggalanku; mengapa kamu terburu-buru (tidak menunggu) perintah Tuhan kamu? Dan dia meletakkan Luh-luh (yang mengandungi tulisan Taurat) itu serta dia memegang (rambut) kepala saudaranya (Nabi Harun) sambil menariknya kepadanya. Nabi Harun berkata: Wahai anak ibuku! Sesungguhnya kaum (Bani Israil) memandangku lemah dan nyaris-nyaris mereka membunuhku (ketika aku melarang mereka); oleh itu, janganlah engkau menjadikan musuh bergembira melihat (tempelakmu) terhadapku dan janganlah engkau jadikan daku termasuk dalam golongan orang-orang yang zalim.
And when Mûsa (Moses) returned to his people, angry and grieved, he said: “What an evil thing is that which you have done (i.e. worshipping the calf) during my absence. Did you hasten and go ahead as regards the matter of your Lord (you left His worship)?” And he threw down the Tablets and seized his brother by (the hair of) his head and dragged him towards him. Hârûn (Aaron) said: “O son of my mother! Indeed the people judged me weak and were about to kill me, so make not the enemies rejoice over me, nor put me amongst the people who are Zâlimûn (wrong-doers).”


قَالَ رَبِّ ٱغۡفِرۡ لِى وَلِأَخِى وَأَدۡخِلۡنَا فِى رَحۡمَتِكَ‌ۖ وَأَنتَ أَرۡحَمُ ٱلرَّٲحِمِينَ

Al A’raaf:151

Dan apabila Nabi Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan dukacita, berkatalah dia: Amatlah buruknya apa yang telah kamu lakukan sNabi Musa berdoa dengan berkata: Wahai Tuhanku, ampunkanlah bagiku dan bagi saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmatMu, kerana Engkaulah sahaja Yang Maha Mengasihani dari segala yang lain mengasihani.
Mûsâ (Moses) said: “O my Lord! Forgive me and my brother, and admit us into Your Mercy, for you are the Most Merciful of those who show mercy.”


إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُواْ ٱلۡعِجۡلَ سَيَنَالُهُمۡ غَضَبٌ۬ مِّن رَّبِّهِمۡ وَذِلَّةٌ۬ فِى ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۚ وَكَذَٲلِكَ نَجۡزِى ٱلۡمُفۡتَرِينَ

An A’raaf:152

Sesungguhnya orang-orang yang menyembah (patung) anak lembu itu, akan ditimpa kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan dunia dan demikianlah kami membalas orang-orang yang mengada-adakan perkara yang tidak benar.
Certainly, those who took the calf (for worship), wrath from their Lord and humiliation will come upon them in the life of this world. Thus do We recompense those who invent lies.


وَٱلَّذِينَ عَمِلُواْ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ثُمَّ تَابُواْ مِنۢ بَعۡدِهَا وَءَامَنُوٓاْ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعۡدِهَا لَغَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ۬

An A’raaf:153

Dan orang-orang yang melakukan kejahatan kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan beriman, (maka) sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
But those who committed evil deeds and then repented afterwards and believed, verily, your Lord after (all) that is indeed Oft-Forgiving, Most Merciful.



Teks dan terjemahan dari Quran Explorer.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s